Langsung ke konten utama

Postingan

Sabtu bersama Bapak

Inspirasi dari buku "Sabtu bersama Bapak", karya Adhitya Mulya. Berawal dari makan bersama seorang teman yang berujung pada dipinjamkannya Buku ini kepada saya. Ya, buku berjudul "Sabtu bersama Bapak" karya Adhitya Mulya yang jujur saya tidak pernah membaca buku tulisan beliau. Dan jujus judul nya pun terkesan biasa saja menurut saya. Namun, karena teman saya merekomendasikan buku tersebut untuk dibaca, maka saya pun tidak bisa menolak. Saya hanya bisa berpikiran positif bahwa buku tersebut memang sangat recommended  untuk dibaca. Seperti memulai membaca suatu buku, biasanya saya atau mungkin semua orang akan membaca tulisan yang ada di sampul belakang buku tersebut, yang kira-kira seperti berikut: Buku ini menceritakan sebuah cerita tentang seorang pemuda yang belajar mencari cinta. Tentang seorang pria yang belajar menjadi bapak dan suami yang baik. Tentang seorang ibu yang membesarkan mereka dengan penuh kasih. Dan, tentang seorang Bapak yang meninggalkan ...

Catatan Perjalanan GMRT, Part Six: KRI 2015

Sekitar Bulan November kami sudah bekerja dan mengerjakan robot mulai dari perencanaan hingga ke pelaksanaan. Rencana yang kami buat saat itu sangatlah keren menurut saya. Kami pede dengan rencana kami dan yakin akan berhasil pada ajang KRI dan bisa berangkat ke RoboCup 2016 di Jerman. Saya masih ingat, kami rapat membahas rencana kerja di "Meeting Room Gedung PAU", atau sebut saja depan Gedung PAU lantai 3 paling pojok timur, Basecamp GMRT semua divisi kecuali KRAI yang bertempat di Paksima KMTM UGM. Kami membahas skema terbaik yang akan kami lakukan untuk menghadapi musuh-musuh kuat KRSBI. Mulai dari komponen yang akan dibeli, algoritma robot, dan juga strategi tim dibahas semuanya dari plan A hingga Z. Haha lebay sih nggak sampe Z juga -_- Entah kenapa di Tim Alfarobi ini, saya merasa lebih lepas untuk bekerja dalam Tim. Pertama, mungkin karena saya anggota biasa, jadinya gada tekanan dan tanggung jawab lebih pada diri saya dalam Tim. Kedua, sebelumnya saya menjadi ketu...

Catatan Perjalanan GMRT, Part Five: Alfarobi, Tim KRSBI UGM

Kekalahan yang menyakitkan. Sudah diberi kesempatan kedua yaitu bisa masuk KRI Nasional, masih saja saya tidak bisa memanfaatkan kesempatan tersebut. Banyak sekali evaluasi terutama untuk saya pribadi dalam hal manajemen waktu dan pikiran. Sempat saya berfikir, mungkin salah satu penyebab saya kurang maksimal adalah beban pikiran saya yang banyak. Kuliah, Tim Robot, dan Organisasi. Organisasi disini meliputi Event Organizer dan Organisasi Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (KMTETi) UGM. Dari 3 hal tersebut, Haruslah ada yang dikorbankan. Mungkin, saya sendiri telah mengorbankan semuanya karena pada akhirnya saya tidak bisa fokus justru tidak bisa maksimal di setiap pikiran. Pada saat itu prestasi akademik saya menurun juga mungkin karena terlalu banyak beban pikiran yang saya pikirkan. Semua menjadi tidak maksimal karena saya hanya mempunyai waktu sehari 24 jam sama seperti yang lain sedangkan beban yang saya ampu mengharuskan saya bekerja lebih dari 24 jam dala...

Catatan Perjalanan GMRT, Part Four: KRI 2014

Kontes Robot Pemadam Api Indonesia. Misinya adalah untuk mencari lilin di 4 ruang yang telah diacak peletakannya sebanyak 3x percobaan. Apabila berhasil memadamkan api, maka akan dicatat waktu pemadamannya. Kemudian waktu tersebut akan dikalikan dengan bonus pengali yang didapat setiap berhasil menjalankan tantangan bonus. Juara nya adalah waktu terkecil yang sudah dikalikan bonus. Hampir setiap malam kami memikirkan untuk bisa menjadi yang terbaik. Regional 3 sudah semakin dekat. Masalah pasti lah ada, dan disitulah tantangannya. Regional 3 kebetulan diadakan di Semarang tepatnya di Universitas Unissula. Hari pertama di Semarang adalah Registrasi dan melihat kondisi lapangan. Tim dari Universitas lain tampak telah siap bertempur untuk menjadi yang terbaik. Kami pun, GMRT, semua divisi, mau tak mau harus siap untuk menghadapi mereka. Hari selanjutnya adalah trial yaitu kesempatan bagi setiap tim untuk mencoba lapangan yang akan digunakan bertanding esok. Kami sempat mengalami masa...

Catatan Perjalanan GMRT, Part Three: Tim KRPAI Beroda UGM 2014

Dengan modal niat, saya beranikan diri untuk mendaftar Tim Robot UGM divisi KRPAI Beroda. Alasannya kenapa? Karena KRPAI Beroda adalah robot paling sederhana diantara robot lainnya. Karena ilmu saya yang masih sangat sedikit, mungkin Beroda adalah awal yang baik untuk saya. Sebelum itu, saya bertemu dan berkenalan dengan salah satu legenda  Tim Robot UGM yaitu Mas Farid Inawan (Teknik Elektro 2009). Beliau adalah programmer KRPAI Beroda yang berhasil menjuarai KRCI (Kontes Robot Cerdas Indonesia) Beroda dan juga mendapatkan Juara di Trinity College Fire-Fighting Contest. Saya sangat mengagumi kemampuan programming Mas Farid. Saya banyak belajar dari beliau.

Catatan Perjalanan GMRT, Part Two: Kontes Robot Indonesia

Open Recruitment merupakan sebuah langkah dalam suatu organisasi, tim, bahkan perusahaan tertentu dalam mencari talent , anggota, mau pun regenerasi kepengurusan. Hal ini juga berlaku di dalam Gadjah Mada Robotic Team (Tim Robot UGM) dimana setiap tahunnya membuka Oprec  untuk Mahasiswa UGM yang ingin berkontribusi di dalam dunia Robotika UGM. Saat itu tak banyak yang saya mengerti didalam Tim Robot UGM sendiri. Berawal dari modal nekat  aja. Hehehe. Saat itu terdapat 5 divisi yang bisa dipilih dan sepertinya memang dari tahun ke tahun di Indonesia hanya terdapat 5 cabang perlombaan didalam KRI (Kontes Robot Indonesia). KRI sendiri adalah perlombaan resmi yang diadakan oleh Dikti untuk mencari perwakilan Indonesia dalam ajang lomba Robot Internasional. Sejak 2008, KRI sendiri terbagi menjadi menjadi 4 Regional menurut wilayah masing-masing. Regional I meliputi kawasan Sumatra, Batam, dan Bangka. Regional II meliputi kawasan Jakarta, dan Jawa Barat. Regional II meliputi kawasa...

Catatan Perjalanan GMRT, Part One: Prologue

Alhamdulillah . . . Tak terasa sudah 2 tahun lebih saya berkontribusi untuk GMRT (Gadjah Mada Robotic Team), Tim Robotnya UGM. Banyak pengalaman dan ilmu yang didapat didalam sini terutama bagaimana kita berperan didalam sebuah Tim. Sebenarnya tak pernah terbayangkan olehku sebelumnya, bahwa saya bisa menjadi salah satu anggota Tim Robot UGM. Pada awal masuk kuliah pun, saya tidak mengerti sama sekali bagaimana cara membuat sebuah Robot. Mengenalnya saja tidak, apalagi membuatnya. Semua berawal ketika saya mengikuti pelatihan EEIC di jurusan. Pelatihan dasar yang selalu menjadi bekal awal mahasiswa jteti ugm yang ingin mengenal robotika, yaitu membuat sebuah robot Line Follower(LF). Saat itu pun saya asal membuat LF tanpa perhitungan dan ilmu dasar apa pun. Alhasil? ambyar Nggak Jadi! Kemudian EEIC mengadakan pelatihan beroda untuk EEIC 2012 yang diarahkan langsung oleh Mas Hanry (Ketua EEIC saat itu). Kami diperintahkan untuk membuat Sistem Minimum Robot Beroda. Saat itu saya satu...